Kamis, 19 Januari 2012
COLLECT THE MOTIVATION
Tak terasa sudah tiga semester saya lalui di kampus FMIPA tercinta ini, namun saya belum merasakan esensi kebanggaan dari setiap hasil-hasil akademik yang saya dapat. Semua bagai terlewat begitu saja, mungkin kata yang tersirat seperti ini "Ah, nilai saya itu tidak penting". Saya merasa menjalani segala aktivitas perkuliahan dengan biasa, tidak ingin lagi menjadi orang yang perfeksionis di segala bidang seperti dulu. Jadi, satu hal yang bisa saya simpulkan dari itu semua yaitu saya orang tanpa motivasi. Start memang bagus di semester 1, dengan IP yang lumayan lah, sangat lumayan, tapi dua semester ke depan IP itu kian merosot jauh ke bawah dan membuat saya kembali harus memutar otak untuk menyelesaikan permasalahan saya yang mungkin akan menjadi kompleks ini.
Saya ini pemalas dan moody, mungkin itulah salah satu faktor penghambat saya untuk keluar dari titik ekstrim tersebut. Hanya belajar satu hari sebelum UAS, sebenarnya otak saya sudah tidak sanggup tapi terus saja saya paksakan. Kalau mood saya jelek, saya berpikir dua kali untuk belajar, bahkan kalau sudah terlalu jelek, saya memilih tidur saja. Berikutnya saya ini terlalu peduli dengan orang lain, khususnya teman-teman saya, saya terlalu sibuk mengajak mereka belajar bersama dan saya mengajari mereka tentang mata kuliah yang di-UAS-kan namun saya kurang meluangkan waktu untuk belajar sendiri dengan intensif, mungkin saya sudah menzalimi diri saya sendiri.
Jadi, apa saja alasan saya untuk kembali berjaya seperti dulu ? Ya, saya sadar bahwa yang mebiayai kuliah saya ini pemerintah, jadi untuk tetap mempertahankan itu saya harus meningkatkan prestasi sebaik mungkin. Selain itu, orang-orang terdekat juga sangat berpengaruh terhadap psikologis saya sekarang, semenjak ayah saya tiada, saya kurang bisa rajin dalam pendidikan, jadi sebenarnya sisa motivasi saya adalah ibu. Saya kuliah dan nantinya lulus lalu bekerja, hasilnya adalah untuk ibu. Dan saya tidak ingin melihat hidup saya stuck di padang gersang, saya ingin mencapai oase yang membuat diri ini tenang. Saya tidak ingin menjadi orang yang biasa-biasa saja, yang diterpa segala cobaan dia akan dikuasai oleh itu, bukan, saya bukan orang seperti itu.
Label:
BANGKIT
| Reaksi: |
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)
cayyooo rhoooo ^______^
BalasHapushidup, bernafas, belajar dan segalanya untuk ALlah SWT
dengan begitu kau akan merasakan ketenangan hati :)
keep spirit may bes flend (y)
makasih ya fizah, you are the best :)
BalasHapus